Anak Muda

Anak Muda

Bulan Suci Ramadhan Judi Tembak Ikan Di Tanah Jawa,Bebas Terbuka APH Layak Di Pertanyakan Kinerjanya

Bulan Suci Ramadhan Judi Tembak Ikan Di Tanah Jawa,Bebas Terbuka APH Layak Di Pertanyakan Kinerjanya

 

 

Simalungun (Sumut) —- Waduh Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan dan penuh kebersihan, Namun sangat di sayangkan Perjudian di Wilayah Kecamatan Tanah Jawah.ada sesuatu yang tidak indah dilihat yaitu Perjudian Tembak Ikan Mesin Atau biasa di sebut Gelper . (20/2/26)

 

Perjudian Tembak Ikan Mesin Tersebut Tepat berada di Wilayah Hukum Polsek Tanah Jawa Atau wilayah struktural hukum Polres Kabupaten Simalungun.

 

Hal tersebut dihimpun Tim Awak media tepat di beberapa titik yakni nagori Atau desa, Baja Dolok, Tanjung Pasir, Pulo Bayu, Saribu Asih, Buntu Turunan, Tangga Batu, hingga Buntu Bayu. Titik perjudian ini Selama awal Bulan Suci Ramadhan masih seperti dibebaskan buka .

 

 

Menurut informasi didapatkan dari salah satu warga Tangga Batu Berinisial S.P mengatakan, ” Selama Bulan suci Ramadhan judi itu emang buka bang,ya kami mana berani komplen kami takut kenapa – kenapa,kami hanya ingin awak media sampaikan keluhan kami ini ke Polda Sumatera Utara,jika kalau di Polres Simalungun Kami lihat begitu saja bang ” Ucapnya ke awak media (20/2/26)

 

Bukan itu saja S.P menyebutkan Bahwa perjudian di wilayah mereka ini sangat bebas tanpa ada tindakan tegas,Kami berharap semoga awak media bisa sampaikan ke Pak Kapolda Sumatera Utara dalam hal ini .

 

” Kami mohon bang,sampaikan lah keluhan kami,karna lakik kami tanpa sepengatahuan kami setiap gajian kenapa alasan gaji di Potong,ehh rupanya akibat diam – diam main judi mesin itu,kami sering berdebat karna perjudian itu ” jelasnya

 

Masyarakat berharap semoga keluhan mereka di dengar oleh Kapolda Sumatera Utara Yaitu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto,untuk menindak tegas Perjudian di lokasi Kabupaten Simalungun yang wilayahnya sudah terterakan di atas .

 

 

Selanjutnya awak media Konfirmasi kepada Kapolsek Tanah Jawa bernama Kompol Banuara Manurung,Namun sayang telepon yang berdering enggan di angkat .

 

Selanjutnya Konfirmasi Kepada Kasat Reskrim Polres Simalungun Bernama AKP Herisson Manulang,Pesan telah di sampaikan masuk namun enggan dijawab,dan dihubungi via telepon Whatsaap berdering selama 3 kali panggilan namun tidak di angkat .

 

Sangat miris Ketika awak media konfirmasi namun enggan di respon ,padahal awak media betugas sesuai UUD Pers 1999 yang dimana terhadap setiap berita harus dikonfirmasi terkait instansi terkait .