Sumatera Utara|solidnews.id
Upacara Tradisi Pembaretan Prajurit Infanteri Prodi Dikjurbaif Abit Dikmaba TNI AD 2023 dan Prodi Dikjurtaif Abit Dikmata TNI AD Gel- II TA 2023 digelar di pantai Perjuangan atau juga dikenal nama pantai Jono di Indrapura,kabupaten Batu Bara,Selasa (28/5/24) yang dimulai pukul 08.00 WIB.

Danrindam I/BB Kolonel Inf Charles B.P. Sagala, S.H., M.I.P., M.Han. selaku Inspektur upacara membacakan amanat dari Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri.
“Rasa syukur tidak lupa dipanjatkan kepada Tuhan Yang maha Esa sebagai wujud syukur atas terlaksananya Tradisi Pembaretan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang Prajurit Infanteri” ucap Danrindam mengawali pembacaan amanat Danpusennif.
“Danpusennif beserta seluruh keluarga besar Korps Infanteri mengucapkan selamat atas kemampuan yang telah diraih sekaligus mengesahkan pemakaian Baret dan Brifet Yudha Wastu Pramuka” lanjutnya.
baca juga :
Upacara Penutupan Program Studi Pendidikan Pembentukan Bintara TNI AD TA 2024 Di Rindam I/BB
“Tradisi pembaretan dan penyematan Brifet kualifikasi Yudha Wastu Pramuka merupakan suatu pengakuan dan penghargaan serta lambang kehormatan bagi Prajurit Infanteri sebagai Queen of battle, Prajurit yang memiliki kemampuan untuk bergerak di setiap bentuk medan pertempuran yang tidak dimiliki oleh prajurit kecabangan lain” ucapnya dengan nada tegas.
“Latihan ini merupakan aplikasi seluruh materi pelajaran yang diterapkan pada kondisi Medan dan cuaca yang bervariasi serta faktor taktis lainnya latihan ini bertujuan untuk membekali para siswa agar mampu mengaplikasikan taktik dan teknik kecabangan infanteri untuk menjadi Prajurit yang tanggap tanggon dan trengginas”.
Diakhir amanat Danpusennif menyampaikan beberapa penekanan :
Pertama” Tingkatkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang maha Esa.
Kedua” Pedomani Sapta marga dan Sumpah Prajurit serta 8 wajib TNI dalam menjalankan setiap tugas dan kewajiban.
Ketiga” Jangan pernah lupakan jati diri sebagai tentara rakyat tentara pejuang tentara nasional dan tentara profesional.
Keempat” Jaga dan tingkatkan kebersamaan serta jiwa korsa sebagai prajurit Infanteri.
Kelima” Pelihara kesamaptaan jasmani serta tingkatkan kemampuan dan keterampilan bertempur.

Turut hadir dalam upacara pembaretan,Wadan Rindam I/BB,para pejabat Distribusi A dan B Rindam I/BB,Ibu Ketua dan Wakil ketua beserta pengurus Persit KCK Cab X Rindam PD I/BB,para undangan,tamu dan keluarga Prajurit siswa Dikjurbaif/Dikjurtaif.
(Tim Rindam I/BB)







