Anak Muda

Anak Muda
Berita  

APPSI Simalungun Komitmen Dorong Peningkatan Pasar dan Penguatan PAD

SUMUT – SOLIDNEWS.ID –SIMALUNGUN — Wakil Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Simalungun, Theo Naibaho menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan pengelolaan pasar di Kabupaten Simalungun agar semakin tertata, nyaman, produktif, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Theo, pasar memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Pasar bukan hanya menjadi tempat transaksi antara pedagang dan pembeli, tetapi juga menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Simalungun.

“Pasar harus mendapatkan perhatian serius karena menyangkut kehidupan para pedagang dan masyarakat secara langsung. Kita ingin pasar di Kabupaten Simalungun semakin baik, tertata, bersih, aman dan mampu memberikan rasa nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujar Theo.

Ia menilai, peningkatan kualitas pasar harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi antara pemerintah daerah, pengelola pasar, pedagang, serta seluruh pemangku kepentingan. Pembenahan sarana dan prasarana, kebersihan, keamanan, penataan pedagang, hingga tata kelola retribusi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pasar yang lebih maju.

Theo juga menekankan bahwa keberadaan pasar memiliki hubungan erat dengan peningkatan PAD Kabupaten Simalungun. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan, potensi penerimaan daerah dari sektor pasar dapat terus dioptimalkan.

“Pasar memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu penyumbang PAD bagi Kabupaten Simalungun. Namun tentu peningkatan PAD harus berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas kepada pedagang. Jangan sampai pedagang hanya dituntut memenuhi kewajiban, tetapi hak mereka untuk mendapatkan pasar yang layak tidak diperhatikan,” tegasnya.

APPSI Kabupaten Simalungun, lanjut Theo, siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan dan menyampaikan aspirasi para pedagang. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan pedagang merupakan kunci agar setiap kebijakan terkait pasar dapat berjalan efektif dan tidak merugikan salah satu pihak.

Ia berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Simalungun dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pembangunan dan revitalisasi pasar-pasar tradisional, termasuk peningkatan fasilitas dasar seperti akses jalan, drainase, sanitasi, tempat pembuangan sampah, area parkir, keamanan, serta penataan kios dan lapak pedagang.

“Komitmen kami jelas, APPSI akan terus memperjuangkan kepentingan pedagang sekaligus mendorong agar pasar menjadi kekuatan ekonomi daerah. Kalau pasar maju, pedagang sejahtera, masyarakat nyaman, dan pada akhirnya daerah juga mendapatkan manfaat melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan PAD,” ungkap Seprijon.

Theo menegaskan, APPSI Kabupaten Simalungun tidak hanya ingin menjadi organisasi yang menyuarakan kepentingan pedagang, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam membangun ekosistem perdagangan yang sehat dan berkelanjutan.

“Harapan kita, pasar di Kabupaten Simalungun ke depan bukan hanya sekadar tempat jual beli, tetapi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, mari kita bangun pasar secara bersama-sama,” pungkasnya (Red/S.N)