Anak Muda

Anak Muda
Berita  

Miris nya Perhatian Pemkab Labura Kepada Guru Honor.

SUMUT – SOLIDNEWS.ID – Marbau |Suasana haru menyelimuti kisah hidup seorang guru honor bernama Ponirin, yang telah mengabdikan dirinya selama kurang lebih 39 tahun di salah satu sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Desa Belongkut, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara. (28-Mei 2026)

Selama puluhan tahun mengajar, Ponirin menjalankan tugas mulianya sebagai pendidik dengan penuh dedikasi, meskipun harus menerima kenyataan pahit berupa honor yang jauh dari kata layak.

Tanpa kepastian kesejahteraan, ia tetap setia mendidik generasi bangsa demi masa depan yang lebih baik.

Di balik perannya sebagai guru, Ponirin juga harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Sepulang mengajar, ia menyempatkan diri mengumpulkan barang-barang bekas atau rongsokan di sepanjang jalan demi menambah penghasilan untuk istri dan anak-anaknya.

Kondisi yang dialaminya mencerminkan realita pahit yang masih dirasakan oleh banyak guru honor di daerah.

Selama hampir empat dekade mengabdi, perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat dinilai masih sangat minim.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Ponirin menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada guru-guru honor, khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Ia berharap profesi guru tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan “sukarela” yang minim penghargaan, melainkan sebagai pilar utama pembangunan bangsa yang layak mendapatkan kesejahteraan.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, semangat Ponirin untuk mendidik tak pernah surut.

Ia terus berjuang mencerdaskan anak-anak bangsa dengan harapan mereka tumbuh menjadi generasi yang pintar, berguna, serta mampu menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba.

Kisah Ponirin menjadi pengingat bahwa di balik kemajuan pendidikan, masih ada sosok-sosok pengabdi yang luput dari perhatian, namun tetap setia menjalankan tugasnya demi masa depan Indonesia.( Red/Iyan )