Pansus DPRD PPPK di Simalungun harus benar-benar serius, Ahmad Fauzi Tokoh pemuda Simalungun meminta keterlibatan pihak APH dalam memberikan pelajaran bagi dokumen palsu Dan wewenang jabatan harus diberi sanksi pidana”?
“Ahmad Fauzi, tokoh pemuda Simalungun, menekankan pentingnya Pansus DPRD PPPK Simalungun bekerja serius dan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menangani kasus dokumen palsu. ‘Sanksi pidana harus diberikan bagi yang terbukti bersalah, agar menjadi efek jera,’ tegasnya.
Ahmad Fauzi juga menyoroti pentingnya koordinasi antara Pansus DPRD PPPK Simalungun dengan instansi terkait, seperti Kepolisian dan Kejaksaan, untuk memastikan proses hukum berjalan lancar. ‘Kerja sama yang solid antarlembaga akan memperkuat upaya penindakan kasus dokumen palsu,’ katanya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Fauzi juga mengajak masyarakat Simalungun untuk mendukung upaya Pansus DPRD PPPK Simalungun. ‘Bila ada informasi atau bukti terkait dokumen palsu, silakan disampaikan kepada pihak berwenang,’ ajaknya. Ia menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberantas praktik dokumen palsu.
Ahmad Fauzi juga berharap agar kasus dokumen palsu ini tidak hanya menjadi tittan headline berita, tapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan administrasi publik di Simalungun. ‘Kita harus pastikan bahwa Simalungun menjadi daerah yang bersih dan berintegritas,’ tutupnya.
Dengan demikian, kasus dokumen palsu dapat diatasi secara tuntas dan profesional, serta memberikan efek jera bagi pelaku dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah Simalungun tutup fauzi.(Red/S.N)







